Kanker serviks adalah penyakit yang sangat ditakuti para kaum perempuan, bahkan merupakan penyakit memarikan yang berada di urutan kedua setelah kanker payudara. Meski demikian, kebanyakan perempuan kurang peduli dengan kesehatan kewanitaannya.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Liva Wijaya, Sp.OG mengatakan, pemicu terjadinya kanker serviks dikarenakan leher rahim wanita terinfeksi virus yang disebut Human Papilomasvirus (HPV). “Ada jenis tumor ganas ini berada di bagian bawah rahim, akibatnya kalau diobati akan menyebabkan pendarahan terus-menerus,” katanya.

Dia menjelaskan, bahwa kanker serviks pada stadium awal tidak memiliki gejala yang menonjol. Tanda tersebut baru dirasakan pada saat stadium lanjut. “Biasanya, untuk stadium awal tidak ada gejala. Jadi, pada waktu stadium akhir, stadium 3 ke 4, biasanya muncul nyeri di rahim, pendarahan, haid tidak berhenti dan ada benjolan di leher rahim,” tuturnya.

Baca Juga :  Sering Tahan Buang Air Kecil, Inilho Resikonya

Untuk pencegahan, dokter Lina menyarankan agar para wanita memahami dan peka akan penyakit kanker serviks dengan cara menjaga gaya hidup dan kesehatan sedini mungkin. Dan sekarang juga sudah ada vaksin kanker serviks.

“Pertama, kaum perempuan harus peka dan memahami atau awareness terhadap kangker servik. Karena sebenarnya, kaum perempuan Indonesia itu enggak cuek, mereka sebenarnya sadar atas kesehatan sendiri. Namun, mereka kebanyakan tidak mengerti pentingnya edukasi dan datang selalu terlambat,” pungkasnya.(Tim Media RSI Hasanah)

Leave a Comment