Kesemutan atau dalam istilah medisnya disebut parestesia adalah sensasi geli atau mati rasa yang dibarengi dengan perasaan seperti tertusuk jarum. Hal ini terjadi ketika saraf secara tidak sengaja mendapatkan tekanan sehingga aliran darah pada saraf tidak lancar.

Mengutip alodokter.com, berdasarkan sifatnya, ada dua jenis kesemutan yang sering terjadi. Yakni, kesemutaan sementara dan kesemutan berkepanjangan. Kesemutan sementara bisa dinormalkan dengan cara melakukan relaksasi, atau meluruskan kaki dan tangan yang bertujuan agar aliran darah lancar.

Namun, kesemutan yang berkepanjangan atau parestesia kronis bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan atau penyakit tertentu. Seperti diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, stroke, tumor otak, kanker, ketidakseimbangan hormon hingga kompresi saraf ulnaris.

Baca Juga :  Inilho Bedanya Sakit Perut Gejala Usus Buntu atau Karena Maag

Bagi yang mengalami kesemutan berkepanjangan disarankan segera periksa ke dokter agar bisa segera diketahui faktor penyebabnya dan ditangani secara dini. Namun, secara umum, kesemutan bisa diminimalkan dengan cara menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.

Seperti : rutin berolahraga, menghindari atau membatasi konsumsi minuman beralkohol, Berhenti merokok dan menjaga Pola makan dan pola hidup yang sehat.(Tim Media RSI Hasanah)

Leave a Comment